Dilihat: 0 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 25-02-2021 Asal: Lokasi
Sebagian besar air pemadam kebakaran yang disediakan oleh sumber air pemadam kebakaran perlu diberi tekanan oleh pompa pemadam kebakaran untuk memenuhi persyaratan tekanan air dan volume air selama pemadaman kebakaran. Kegagalan karena pemasangan dan pemeliharaan pompa air yang tidak tepat pasti akan mempengaruhi pemadaman kebakaran dan penyelamatan serta menyebabkan kerugian yang tidak perlu. Selama pemeliharaan pompa pemadam kebakaran, diagnosis kesalahan pompa pemadam kebakaran adalah kunci utama. Berikut ini adalah beberapa kesalahan umum dan langkah-langkah penghapusannya agar semua orang dapat mendiagnosisnya pompa pemadam kebakaran . kesalahan
Tidak ada pasokan cairan, pasokan cairan tidak mencukupi, atau tekanan tidak mencukupi
Pompa pemadam kebakaran akan mati setelah beberapa saat
Konsumsi daya pompa pemadam kebakaran terlalu besar
1) Pompa tidak terisi air atau tidak memiliki ventilasi yang baik
Solusi: Periksa apakah selubung pompa dan saluran masuk terisi penuh dengan cairan.
2) Kecepatannya terlalu rendah
Solusi: Periksa apakah perkabelan motor sudah benar, tegangan normal, atau tekanan uap turbin normal.
3) Head sistem terlalu tinggi
Tindakan eliminasi: Periksa head sistem (terutama kehilangan gesekan).
4) Daya hisap terlalu tinggi
Tindakan eliminasi : periksa net head yang ada
5) Impeller atau pipa tersumbat
Tindakan eliminasi: Periksa hambatan.
6) Arah putarannya salah
Solusi: Periksa arah putaran.
7) Ada udara yang dihasilkan atau ada kebocoran pada pipa saluran masuk
Tindakan eliminasi: Periksa pipa saluran masuk terhadap adanya kavitasi dan/atau kebocoran udara.
8) Packing atau seal pada stuffing box sudah aus sehingga menyebabkan udara bocor ke dalam casing pompa
Tindakan eliminasi: Periksa kemasan atau segel dan ganti bila perlu, periksa apakah pelumasannya normal.
9) Kepala isap tidak mencukupi saat memompa cairan panas atau mudah menguap
Tindakan eliminasi: tingkatkan kepala isap, konsultasikan dengan pabriknya.
10) Katup bawah terlalu kecil
Tindakan eliminasi: Pasang katup kaki dengan ukuran yang benar.
11) Kedalaman pencelupan katup bawah atau pipa saluran masuk tidak cukup
Tindakan eliminasi: Konsultasikan dengan pabrik untuk mengetahui kedalaman perendaman yang benar. Gunakan penyekat untuk menghilangkan arus eddy.
12) Jarak bebas impeler terlalu besar
Tindakan eliminasi: Periksa apakah kesenjangannya benar.
13) Impeler rusak
Tindakan eliminasi: Periksa impeler dan ganti sesuai kebutuhan.
14) Diameter impeler terlalu kecil
Tindakan eliminasi: Konsultasikan dengan pabrik untuk mengetahui diameter impeler yang benar.
15) Posisi pengukur tekanan salah
Tindakan eliminasi: Periksa posisi yang benar, periksa nosel saluran keluar atau pipa.
1) Langkah hisap terlalu tinggi
Tindakan eliminasi : periksa net head yang ada
2) Impeller atau pipa tersumbat
Tindakan eliminasi: Periksa hambatan.
3) Ada udara yang dihasilkan atau ada kebocoran pada pipa saluran masuk
Tindakan eliminasi: Periksa pipa saluran masuk terhadap adanya kavitasi dan/atau kebocoran udara.
4) Packing atau seal pada stuffing box sudah aus sehingga menyebabkan udara bocor ke dalam casing pompa
Tindakan eliminasi: Periksa kemasan atau segel dan ganti bila perlu. Periksa apakah pelumasannya normal.
5) Kepala hisap tidak mencukupi saat memompa cairan panas atau mudah menguap
Tindakan eliminasi: tingkatkan kepala isap, konsultasikan dengan pabriknya.
6) Kedalaman katup bawah atau pipa saluran masuk yang terendam tidak cukup
Tindakan eliminasi: Konsultasikan dengan pabrikan untuk mengetahui kedalaman perendaman yang benar dan gunakan penyekat untuk menghilangkan arus eddy.
7) Segel casing pompa rusak
Tindakan eliminasi: Periksa kondisi paking dan ganti sesuai kebutuhan.
1) Arah putarannya salah
Solusi: Periksa arah putaran.
2) Impeler rusak
Tindakan eliminasi: Periksa impeler dan ganti sesuai kebutuhan.
3) Bagian yang berputar menggigit
Tindakan eliminasi: Periksa apakah jarak bebas komponen aus internal normal.
4) Pembengkokan poros
Tindakan eliminasi: Luruskan poros atau ganti sesuai kebutuhan.
5) Kecepatannya terlalu tinggi
Solusi: Periksa tegangan belitan motor atau tekanan uap yang dialirkan ke turbin.
6) Ketinggian air lebih rendah dari nilai pengenal. Terlalu banyak cairan yang dipompa
Tindakan eliminasi: Konsultasikan dengan pabrik. Pasang katup throttle dan potong impeller.
7) Cairan lebih berat dari yang diperkirakan
Tindakan eliminasi: Periksa berat jenis dan viskositas.
8) Kotak isian tidak memiliki kemasan yang benar
Tindakan eliminasi: Periksa kemasan dan isi ulang kotak isian.
9) Pelumasan bantalan yang salah atau keausan bantalan
Tindakan eliminasi: periksa dan ganti sesuai kebutuhan.
Jika anda ingin membeli pompa pemadam kebakaran silahkan menghubungi SUOTO PUMP.